bilyan.ustazila10's blog
mencari dan memberi yang terbaik
 
 
udah lupa lagi caranaya
Posted on Agustus 3rd, 2011 at 2:24 pm by bilyan.ustazila10
KEHIDUPAN
Posted on September 11th, 2010 at 1:25 pm by bilyan.ustazila10

Pagi yang cerah mengawali kehidupan di pedesaan aku. Anak-anak sibuk sarapan pagi untuk bekal seharian di sekolah, orang tua juga sudah siap untuk bekerja.
Aku pun bersiap-siap juga untuk berangkat ke sekolah.Di perjalanan ke sekolah aku bertemu dengan anak yang sedang bertanya kepada ibunya. Ternyata dia baru belajar menulis. Dengan dibimbing ibunya dia mencoba menuliskan angka mulai dari 1 sampai 10. Tapi tanpa dibimbing ibunya dia tidak bisa menulis, Lama kelamaan dia kesal dan akhirnya dia membuang pensil yang digunakannya untuk menulis tadi. Ternyata ibunya memperhatikan dia dari belakang dan mengambil pensil itu. Seraya mengambil pensil itu ibunya menjelaskan tentang pensil.
Ibunya menjelaskan kalau anak itu tidak boleh menyerah layaknya sebuah pensil yang memiliki banayk kualitas.
Kemudian ibunya menyebutkan satu persatu apa kualitas yang tergambarkan dari pensil itu yang ada kaitannya dengan hidup kita. Sambil mendengar omongan ibu itu aku mencatat kualitas dari pensil itu.Beginilah kualitas pensil:
1. Kualitas pertama, pensil dapat mengingatkan kita bahwa kita bisa melakukan hal yang hebat dalam hidup ini. Seperti sebuah pensil ketika menulis, kita jangan pernah lupa kalau ada tangan yang selalu membimbing langkah kita dalam hidup ini. Kita menyebutnya tangan Tuhan, Dia akan selalu membimbing kita menurut kehendakNya.

2. Kualitas kedua, dalam proses menulis, kita kadang beberapa kali harus berhenti dan menggunakan rautan untuk menajamkan kembali pensil yang kita pakai. Rautan itu pasti akan membuat pensil menderita. Tapi setelah proses meraut selesai, pensil itu akan mendapatkan ketajamannya kembali. Begitu juga dengan kita, dalam hidup ini kita harus berani menerima penderitaan dan kesusahan, karena penderitaan dan kesusahan itulah yang akan membuat kita menjadi orang yang lebih baik.

3. Kualitas ketiga, pensil selalu memberikan kita kesempatan untuk mempergunakan penghapus, untuk memperbaiki kata-kata yang salah. Oleh karena itu memperbaiki kesalahan kita dalam hidup ini, bukanlah hal yang jelek. Itu bisa membantu kita untuk tetap berada pada jalan yang benar”.

4. Kualitas keempat, bagian yang paling penting dari sebuah pensil bukanlah bagian luarnya, melainkan arang yang ada di dalam sebuah pensil. Oleh sebab itu, selalulah hati-hati dan sadari hal-hal yang ada dalam pribadi kita.

5. Kualitas kelima, adalah sebuah pensil selalu meninggalkan tanda / goresan. Seperti juga kita harus sadar kalau apapun yang kita perbuat dalam hidup ini akan meninggalkan kesan. Oleh karena itu kita harus hati-hati dan sadar terhadap semua tindakan. Jangan sampai kita meninggalkan kesan yang negative kepada orang lain. Usahakan supaya kita meninggalkan kesan yang positif dan bermanfaat bagi orang lain.
Jadi Aku ingin menjadikan hidupnya seperti pensil yang berguna bagi orang lain.

Begitu banyak hal dalam kehidupan kita yang ternyata mengandung filosofi kehidupan dan menyimpan nilai-nilai yang berguna bagi kita. Semoga memberikan manfaat. Mudah-mudahan cerita ini dapat menginspirasi kita.
Nama :Bilyan Ustazila
NRP :G54100101
Laskar :30

TEMAN SEPERJUANGAN
Posted on September 11th, 2010 at 1:19 pm by bilyan.ustazila10

Masa SMA adalah masa yang paling indah. Tapi setelah itu kebanyakan orang harus melanjutkan ke perguruan tinggi untuk mendapatkan pekerjaan. Karena tamatan SMA sangat sulit untuk mendapatkan pekerjaan.
Teman-temanku rata-rata semua melanjutkan, tapi ada teman aku yang mulai dari SD sampai SMA sama-sama terus, dia tidak berniat untuk melanjutkan ke perguruan tinggi. Padahal dia adalah anak yang rajin dan tergolong anak yang cukup pintar di kelas. Tapi untungnya dia dapat kesempatan untuk beasiswa melanjutkan ke perguruan tinggi.
Tapi sayangnya ternyata dia tidak lolos seleksi untuk mendapat beasiswa. Tapi aku terus memberi dukungan kepadanya untuk kuliah. Setelah aku berikan dukungan, akhirnya dia berangkat ke luar kota untuk mencari perguruan tinggi. Alhamdulilah dia keterima disana walaupun di perguruan tinggi swasta. Mendengar berita itu aku sangat senang, karena dengan dia kuliah keahlian yang dimilikinya dapat tersalurkan.
Dia sebagai sahabat juga sebagai rival aku, walaupun begitu kami selalu kompak. Dia pun juga senang bisa kuliah disana. Melihat perjuangan dia, aku sangat bangga dengan kegigihannya untuk kuliah. Setelah lulus SMA smapai sekarang aku tidak pernah lagi bertemu dengannya.
Usaha dia dan aku untuk mendapatkan kuliah tidak sebanding. Dia harus bekerja keras untuk mencari orang yang akan membiayai dia kuliah. Melihat keadaan dia yang seperti itu dan sekarang bisa kuliah, aku menjadi terinspirasi dengan sosok seperti dia. Mudah-mudahan cerita ini bisa menjadi inspirasi kita untuk bekerja keras mengejar cita-cita dan masih banyak orang lain yang tidak seberuntung kita.
Nama :Bilyan Ustazila
NRP :G54100101
Laskar :30

mdh2an ni bisa
Posted on Agustus 20th, 2010 at 9:18 pm by bilyan.ustazila10

bsa..bsaa


Posted on Agustus 20th, 2010 at 9:08 pm by bilyan.ustazila10

riweuh


Posted on Juli 19th, 2010 at 8:09 pm by bilyan.ustazila10

alhamdulilah